September 09, 2013

Tour Muslim to Korea

Annyeong-Haseyo!
Kali ini saya akan berbagi pengalaman ketika travelling ke South Korea seminggu yang lalu. It will be long story, jadi baca dengan santai ya hehe. Perjalanan dimulai pada tanggal 31 Agustus 2013 sampai 5 September 2013. Kami menggunakan pesawat Air Asia dari Bandara Juanda kemudian transit di Kuala Lumpur International Airport lalu sampai di Incheon International Airport. Perjalanan dari Surabaya ke Kuala Lumpur ditempuh kurang lebih 2 jam dan Kuala Lumpur ke Korea kurang lebih 6 jam. Di Korea kami ditemani guide Korea yang fasih berbahasa Indonesia, Mr.Danny.


[day 1] KL - Seoul
berdiri sejak 1960
  • Sampai di Korea kita langusng makan siang di Korea Gingseng Chicken Soup, disini kami makan ayam berisi ketan dengan kuah gingseng. Well, makanan Korea masih bisa diterima lidah orang Indonesia kok, nggak terlalu aneh. FYI, mencari makanan HALAL di Korea sangat amat susah mengingat penduduk muslimnya hanya 0,5% , kalaupun ada hanya di daerah muslim di Itaewon, Seoul. Jadi, wallahualam restoran ini halal atau tidak, mungkin kita tidak makan Babi tapi kita tidak tau minyak yang digunakan dan peralatan masak yang digunakan bercampur dengan bekas masakan babi atau tidak. Karena HALAL itu tidak hanya masalah makan babi atau tidak, tapi juga mengandung babi atau tidak juga peralatan yang digunakan suci dari babi atau tidak. Saya akan memberikan saran tentang Travelling Muslim termasuk tips makan makanan halal di luar negeri di posting yang lain. 
  • Gyeongbok Palace,  National Folk Museum dan Blue House, tiga tempat ini berada pada satu wilayah. Gyeongbok Palace merupakan istana kerajaan jaman dahulu dan Blue House merupakan istana kepresidenan saat ini, letak kedua bangunan ini bersebrangan. National Folk Museum adalah kumpulan barang-barang bersejarah, letaknya menjadi satu dengan Gyeongbok Palace. Tempat ini kurang lebih sama dengan Forbidden City di China. Kudu jalan lumayan jauh untuk menyusuri setiap bangunannya, ditambah lagi panas yang lumayan bikin kulit item. 

salah satu bangunan  Gyeongbok Palace
  • Ice Gallery Tour, disini lebih seperti tempat replika dari bentuk-bentuk bangunan misalnya menara Eiffel yang terbuat dari balok es. Jangan khawatir soal jaket, karena sudah disediakan oleh gallery-nya tinggal pilih yang pas dengan kita. Tak hanya itu kami juga diajarkan membuat cankir dari balok es. Waktu liat mbak-mbaknya mraktekin kayak gampang, tapi ternyata nggak gampang juga hehe
    bawah: serius mengukir balok es :p
  • Namsan Tower Observatory dan Teddy Bear Museum, perjalanan kesini Korea mendadak gerimis ditambah kondisi kita yang lelah karena belum istirahat sejak sampai di Korea, akhirnya kita nggak naik ke Namsan Tower Observatory. Padahal udah sampai ditempatnya lho, tinggal jalan naik 200 meter-an, sayang ya. Jadi disini kita ke Menara, dari menara tersebut kita bisa melihat lampu-lampu di Korea. Kalau di Batu, Malang seperti di Payung kali ya hehehe. 
  • Dinner. Oya, disetiap tempat makan hampir selalu ada kompor kecil. Jadi kalo mau makan dimasak dulu di meja kita. Dan juga setiap makan, selalu ada kimchi yang menemani. Saya pribadi nggak suka kimchi, rasanya aneh. Padahal manfaat kimchi sama dengan minum yakult, yaitu melancarkan pencernaan.
    daging sapi 
  • Kami bermalam di Hotel Kukdo

[days 2] Seoul - Nami Island
  • Nami Island, ada yang tau drama Korea "Winter Sonata" ? Yups, Nami Island merupakan tempat syutingnya drama tersebut. Perjalanan dari Seoul ke Nami Island sekitar 2 jam. Well, pemandangan disini mungkin bakalan lebih indah kalau musim gugur karena disini penuh dengan pohon-pohon dan ketika musim gugur kalian bisa membayangkan daunnya menguning kemudian jatuh berguguran ke jalan. Nami Island cukup luas, kalo mau keliling dengan jalan kaki lumayan bikin gempor. Disana ada penyewaan sepada gandeng 2, single dan juga family bycicle {isi 4 orang}, sepeda untuk anak-anak juga ada. Saya lupa harga penyewaan setiap 2 jam nya ^^v
    photobooth: Winter Sonata

    salah satu sudut Nami Island.
    bayangin kalo ini musim gugur pasti cantik banget pohon-pohonnya
  • Lunch. Kalo di Indonesia, kita bilangnya makan di foodcourt. Ini kita makan di foodcourt nya Nami Island. Jadi, di Korea kalo nggak makanan direbus ya dibakar. Nggak ada makanan gorengan, kerupuk, jadi mungkin kalian yang suka makan sama kerupuk bisa bawa kerupuk dari Indonesia. 
    ayam panggang
  • Mountain Seorak , untuk menuju puncak Mt.Seorak kita naik cable car dahulu, ketika perjalanan itu kita akan terpesona dengan pemandangan gunungnya. Sesampainya di pemberhentian cable car, kita harus sedikit mendaki ke puncak sekitar 200 meter. Tenang jalannya bertangga kok, bukan mendaki layaknya pendaki hehe. Lumayan ngos-ngosan, tapi sampai diatas surpriseeee! Subhanallah, you will be melting with His beutiful scenary :") . Saran saya, kalo udah nyampe di pemberhentian cablecar jangan sampe nggak naik keatas, sayang pake banget karena pemandangannya buwaaaguus {lebe dikit ya hehe}
At Mountain Seorak
  • Dinner di warung yang nggak jauh dari Mount Seorak. Ini namanya sop tahu, rasanya ada pedes-pedesnya tapi tetep masih cocok dilidah kita orang.
    sop tahu ala Korea
  • Kami bermalam di Hotel Maremons


[days 3] Nami Island - Phoenix Park
  • Wind Village , disini kita mengunjungi peternakan domba lalu memberi makan domba. Saya ngebayanginnya dombanya unyu-unyu kayak Shaun The Sheep ternyata enggak hehe. Setelah itu, kita ikutan class bikin keju. Saya pikir keju beneran kayak yang biasa kita makan, ternyata bukan. Keju yang bikinnya cepet, rasanya lebih kayak tahu gitu. Cara makan keju itu dengan snack jagung yang rasanya manis asin lalu di cocol dengan selai stoberi, hmm yummy banget. 
    atas: ketika ngasih makan
    bawah: ketika membuat keju dan hasilnya
  • Phoenix Park , merupakan wilayah slope slider ketika musim salju. Berhubung ketika kesana musim panas jadi ya bukit-bukit aja. Tapi...ternyata disini merupakan tempat syuting drama Korea Endless Love. Pasti pada tau kan ya? Hamparan hijau di Phoenix Park bikin ati adem. Luaaaas banget bukitnya dan juga sepi karena musim panas, jadi bisa foto suka-suka kita hehe.
  • Pure Hot Spring, masih satu wilayah dengan Phoenix Park. Merupakan wisata berenang dan spa. Well, it's not recomended banget, berhubung sudah termasuk paket dan ini pertama kalinya, jadi kita nggak tau. Kenapa nggak recomended banget, karena budaya orang Korea setelah berenang agak 'horor', saya nggak akan menjelaskan mendetail ya, kurang etis jadinya :)
  • Bermalam di Castel Pines Hotel. Anyway, saya dapat kamar yang balkon nya menghadap ke Phoenix Park ^_^

[days 4] Phoenix Park - Seoul
  • Everland , adalah themepark atau wahana permainan yang tidak jauh beda dengan Universal Studio Singapore, kurang lebihnya sama. Bedanya, di Everland  kita bisa menikmati kebun binatang, taman bunga bertema Belanda dan wahana permainan dalam satu tempat, selain itu kita bisa naik sky way tanpa menunggu musim salju, tempatnya pun lebih luas. Untuk makanan, disini tersedia berbagai macam restoran seperti Oriental Restaurat, Holand Restaurant, Korean Restaurant dan lain-lain. Untuk lidah Indonesia mungkin kalian bisa pilih Oriental Restaurant. 

  • Cookin' Nanta , ini tempat yang wajib kalian kunjungi ketika di Korea karena Cookin' Nanta sangat terkenal dipenjuru dunia, ia sudah keliling ke berbagai negara untuk performence. Cookin' Nanta merupakan pertunjukan teater para koki menggunakan peralatan masak sebagai alat untuk menghasilkan melodi yang unik. Pertunjukkan yang menakjubkan membuat mata penonton seakan tak berkedip sedikit pun, dengan tingkah laku sang koki yang lucu mampu membuat penonton tertawa, komunikasi dengan penonton yang baik juga menambah keseruan teater ini. 
    stage Cookin' Nanta
  • Bermalam di Hotel Kukdo
 [days 5] Seoul : Shopping time
  • Ke pusat penjualan obat Liver, saya lupa namanya, lupa nggak nyatet juga hehe. Disini mereka menawarkan produk untuk Liver ditengah maraknya makanan dan minuman yang sudah tidak sehat lagi. 
  • National Gingseng Center
  • The Face Shop
  • Dongdaemun Market
  • Seoul Central Mosque masjid permanen yang pertama kali di bangun di Korea Selatan, letaknya didaerah Itaewon. FYI, disekitar masjid banyak tempat makan berlebelkan HALAL. Harga makanan HALAL disini memang lebih mahal dari makanan tidak halal. 
    masjid di Itaewon
  • Bermalam di Hotel Kukdo . Saya menginap semalam lagi karena penerbangan masih jam 10 pagi.

[days 6] Korea - Indonesia

  • Otw Tanah Air INDONESIA :)

Setiap hari kita memang berpindah-pindah hotel karena tempat wisatanya memang antar kota. Ibu kota South Korea sendiri adalah Seoul. Jika di Indonesia, seperti Surabaya merupakan ibu kota, lalu kita pergi ke Malang, ke Gresik, dan  Madura. Dari kota ke kota ditempuh sekitar 2 jam perjalanan tanpa macet dan di Korea jarang macet. Nah, kenapa saya nggak pergi ke Jeju Island? Karena untuk pergi kesana kita perlu naik pesawat lagi dan biayanya nggak murah. Terus ketemu artis Korea nggak? Boro-boro artis Korea, di Indonesia aja kita susah bingit ketemu artis Ibu Kota kalo lagi ke Jakarta. 

Well, done! Sekian cerita dari saya tentang Tour Muslim to Korea. Tunggu post saya selanjutnya tentang Tips Travelling ke Luar Negeri khususnya masyarakat muslim ya.
Happy reading dan semoga tulisan ini bermanfaat :)
See you ;)

No comments:

Post a Comment