March 06, 2013

Anniversary Save Street Child Malang

HAPPY BIRTHDAY SAVE STREET CHILD MALANG 
sudah setahun komunitas peduli anak bangsa ini mengarungi manis pahitnya mendirikan bendera SAVE STREET CHILD di MALANG. Aku nggak bisa cerita secara detail gimana komunitas ini bisa terbentuk yang jelas, mulialah hati orang-orang yang sudah membentuk komunitas ini.
Mungkin di ulang tahun yang pertama ini, aku mau cerita gimana awal mula aku gabung kesini.
Aku tau komunitas ini dari akun twitter Mas Arsyad (nggak aku cantumin akunnya biar followernya nggak nambah banyak) waktu awal-awal maba (mahasiswa baru). Sejak awal udah tertarik karena komunitas ini bergerak dibidang sosial dimana sejak di Aliyah (setara SMA) aku pengen banget ikutan baksos sekolah tapi nggak pernah ikut recuitmentnya soalnya kegiatannya selalu pas liburan semester dan itu dua minggu penuh. Sedangkan buat anak perantauan 55km kayak aku, itu sangatlah berat. Niatan gabung ke komunitas kece ini udah ada, tapi timing-nya yang nggak pernah pas. Waktu ada jadwal gathering, aku ada kuliah atau aku nggak yang nemenin. Kan aku orangnya pemalu (*tapi palsu) , sungkan ah kalo ujug-ujug dateng ke komunitas yang aku belum kenal siapa pun. Suatu saat aku baca dari twitternya @sschildmalang mereka lagi membutuhkan baju layak pakai yang nantinya akan dijual, nama kegiatan ini Garage Sale, dan hasil penjualan itu digunakan untuk kegiatan berbagi selanjutnya. Wah, baca berita itu aku langsung keinget baju-baju yang udah nggak muat tapi...sayangnya waktu pengumpulannya udah lewat sehari. Sedih niatan udah ada, lagi-lagi belum tersalurkan. Besok paginya aku meratapi kesedihan dengan stalking ke twitter @sschildmalang, ada kabar baik! Ternyata hari ini mereka masih menerima baju layak pakai ditunggu di Gazebo Perpustakaan Universitas Brawijaya dari jam 14.00-16.00. Waktu itu posisi ku lagi di Pasuruan, dan rencana balik jam 15.00 harus dimajukan ke jam 14.00 biar niatan jadi tersampaikan. Ternyata oh ternyata jalanan dari pasuruan ke malang macet bung, nyampe daerah Jalan Soekarno Hatta udah jam 16.00 tet. Aku sms contact person SSC buat ngasih tau kalo aku terjebak macet, mohon ditunggu sebentar. Mungkin udah kelamaan nunggu kali ya, kakaknya sampe sms, 
"Kak, masih lama nggak? Kita mau beres-beres pulang nih" 
"Tunggu kak, ini lagi jalan menuju Perpus", sms sambil tangan kiri bawa kardus
Finally, niatan ku jadi tersampaikan. Senyum bahagia. Waktu ngasihin, segerombolan orang dibelakang laki-laki berambut gondrong yang menerima kerdus-kerdusku dan yang aku ketahui sekarang namanya adalah Kak Dedi, mereka teriak bak paduan suara, "Makasih kakaaaaaaak"

Nggak cukup sampai disitu. Aku masih tetep kepo sama komunitas ini. Hati nih udah gemrusuh pengen gabung, yang tadinya cuma pengen jadi tambah pake banget. Ndilalah, waktu aku stalking ke twitter ssc, aku lihat si admin lagi mention-mentionan sama Mbak Dani, senior di Aliyah. Wah, ini kesempatan, mumpung kenal juga bisa dijadiin temen buat dateng gathering nih biar pas dateng nggak krik-krik. Singkat cerita, akhirnya aku dateng gathering ditemani Febi dan Mbak Biba (baru kenal di twitter yg juga tertarik ikut ssc). Subhanallah, ternyata disini banyak senior waktu Aliyah -____- 

Waaah...aku tambah bahagia. 

"Berasa menemukan jodoh. Mungkin kalau aku sama Save Strret Child Malang nggak jodoh, aku nggak mungkin bisa dateng ke hari itu, gabung dan bertahan sampai detik aku menuliskan ini. Banyak orang yang bilang kalo mereka tertarik dan pengen ikut komunitas kece ini tapi ada aja yang bikin nggak bisa, jadwal kuliah kek, acara ini itu, atau apalah, ini namanya belum jodoh."


Ini cerita pengalaman pertama waktu join kegiatan SSCM yaitu Garage Sale. Jadi waktu di gath, SSCM membutuhkan mobil untuk mengangkut baju berbungkus-bungkus untuk dibawa ke TKP yaitu Comboran. Ndilalah, aku yang baru bisa nyetir, baru berani nyetir paling jauh pasuruan-malang dengan kecepatan alon-alon dan baru dipercaya membawa mobil. Pas banget aku bisa bantuin dengan segenap keberanian dan muka sok yang udah bisa nyetir lama, aku bilang "Ya aku bisa bantuin minjemin mobil" . Waktu gath persiapan GS hari jumat, udah dikasih tau kalo jam 5 PAGI harus udah berangkat. 

Dan ketahuilah sabtu siang aku pergi ke Surabaya sama masku, ceweknya sama temenku Yasmin, nyampe rumah jam 11 malem. Padahal besok jam 5 pagi kudu berangkat ke TKP. Sebelum tidur hape aku cas. Saking capeknya pules lah tidur, bangun-bangun liat jam. SHOCK!!! Udah jam 5.10 meeeen. Demi apa bangun langsung cuci muka, sikat gigi, ganti baju, (sampe lupa solat subuh, maafkan Ya Allah) buka rolling kosan dan didepan Mbak Tanty sama Mbak Gusty yang udah nungguin. Jadi ternyata selama aku tidur hape aku eror, mangkannya alarm nggak bunyi. Untung aja itu dibangunin malaikat jam segitu. Sepertinya ini bukan sesuatu hal yang perlu dirahasiakan lagi -__- 
Aku takut banget waktu itu secara ya anak baru gabung, baju yang buat jualan ada dimobil yang aku bawa dan aku dateng telat. Pikiran udah macem-macem aja itu dijalan, takut dimarahin, takut orang-orang udah pada nungguin dan ternyata.....taraaaaaam nyampe TKP masih sepi cuy ____-____ *pergi ke laut yuuuks
aduh kocak deh pokoknya cerita pertama kali gabung ssc, dan sejauh ini tambah kocak lagi. Mas-mas dan mbak-mbaknya (sebenernya harusnya manggilnya kakak, tapi nggak ngerti aku lebih suka manggil mas sama mbak), ternyata gokil-gokil, seru-seru, asik-asik, boleh dibilang gila boleh *peace mbak mas*. 

Hmmm...aku berterima kasih dan bersyukur kepada Allah SWT, karena telah mempertemukanku dengan komunitas ini. Disini aku bisa berbagi kebahagiaan, berbagi ilmu, berbagi tenaga, berbagi kelebihan yang aku miliki dimana mereka tidak miliki karena manusi diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan. Komunitas ini seperti menjadi ladang ibadah untukku, mungkin juga bagi anggota yang lain juga. Disini kita semua tulus ikhlas ingin menyambung semangat adik-adik yang membutuhkan 'tangan-tangan' kita, mungkin itu juga yang membuat kita solid dan menjadi sebuah keluarg kedua seperti sekarang. Satu tujuan. 


"Kita bahagia bukan karena berbagi, tapi dengan berbagi kita menjadi bahagia"


Percayalah, melihat kehidupan yang lain, kehidupan yang sangat berbeda dengan apa yang kita nikmati dan kita miliki sekarang, membuat kita lebih bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita. Masih banyak disisi-sisi lain yang belum beruntung dan membutuhkan 'tangan-tangan' kita. Janganlah kita mencemooh banyak pihak tanpa kita berbuat sesuatu untuk merubahnya. 


"Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi?"


Diulang tahun yang pertama Save Street Child Malang ini, aku berdoa agar Tuhan terus menguatkan, memberikan pertolongan, jalan kemudahan untuk kami dalam menjalankan niatan baik kami. Dijauhkan dari pertengkaran dan pertikaian yang membuat komunitas ini tercerai berai. Diketukkan hati orang-orang agar semakin banyak yang bisa berkontribusi sekaligus berkonsistensi. Dan berikan balasan yang setimpal kepada orang-orang yang tulus ikhlas dalam melaksanakan kegiatan ini. Jadikan apa-apa yang mereka lakukan menjadi nilai ibadah di mata-Mu. 

Amiiin.



Salam berbagi,

No comments:

Post a Comment