Gnight all,
happy satnite buat kamu yang sedang merayakannya entah dengan pacar, gebetan atau dengan keluarga. Buat yang nggak satnite-an nggak usah galau dikamar, do what you love, jangan membunuh waktu dengan sia-sia :)
Well, aku mau berbagi cerita dan pengalaman holiday ke Bangkok 4 hari yang lalu. It was a nice trip because i went with my parent. Sebelumnya aku berpesan, baca post ini dari awal sampai akhir ya jangan sepotong-sepotong karena aku akan menceritakannya secara detail, ya memang panjang tapi percayalah ini bermanfaat untuk kamu-kamu yang mau tour ke Bangkok atau lebih terkenalanya Thailand. Aku pergi ke Thailand menggunakan jasa tour dan travel PT.Rosana. Travel ini menyediakan banyak layanan di antaranya : umroh, haji, tour dalam negeri dan tour luar negeri, juga penjualan tiket pesawat. Selain itu, PT.Rosana sudah terpercaya, selalu bekerja secara profesional dan kekeluargaan seperti selogannya yang terpajang di depan kantor pusat PT.Rosana, Jl. Dr.Setia Budi No.20 Pasuruan. Dengan harga 4,5 juta rupiah, kami sudah mendapatkan tour yang menarik, hotel berbintang dan pelayanan yang sangat berkeluarga. Berikut ini urutan perjalanan dari awal keberangkatan menuju Thailand hingga kami kembali ke Indonesia lagi.
Hari pertama : Minggu,29 Maret 2012
Kami menggunakan pesawat Air Asia untuk menuju Thailand. Inilah bedanya pesawat Indonesia dengan pesawat luar negeri, dengan Air Asia setengah jam sebelumnya kami sudah dipersilahkan masuk ke dalam pesawat sehingga kami take off tepat waktu, ya..telat-telat dikit lah tapi nggak semolor penerbangan Indonesia :D . Di dalam pesawat kita memang tidak diberi makanan dan minuman layaknya penerbangan luar negeri biasanya, karena Air Asia pesawat yang super murah jadi kita tidak diberi makanan dan minuman tapi jangan khawatir kita bisa beli makanan dan minuman yang sudah disediakan oleh para pramugari yang cantik-cantik. Harganya paling murah 15rb, itu kita bisa mendapatkan secangkir Milo atau sebotol air putih sedangkan untuk makanannya dengan uang 20rb kita sudah mendapatkan pop mie bermerek indomie, so jangan kaget. Jika anda berakal cerdik, anda pasti akan membawa makanan dan minuman sebelum naik pesawat tapi jangan sedih ketika barang anda dilewatkan mesin pendeteksi, bekal anda akan disita oleh petugas karena begitulah peraturannya, mungkin juga biar minuman dan makanan diatas pesawat laku. Perjalanan dari Surabaya ke Suvarnabhumi Airport (Bandaranya Thailand) kurang lebih 3,5 jam, tidak ada perbedaan waktu antara Surabaya dan Thailand. Ketika kita keluar dari Bandara akan memasuki mobil, kami disambut oleh wanita Thailand yang mengalungkan bunga kemudian kami difoto oleh sesorang dan diakhir perjalanan kami baru tau ternyata foto itu dicetakkan secara cuma-cuma. Pukul 9 pm, kami sampai di The Dinasty Bangkok Hotel, dari Airport ke hotel kurang lebih 1 jam. Thailand memang luas jadi dari satu tempat ke tempat lain membutuhkan waktu yang cukup lama. Sesampai dihotel kami istirahat.
 |
| Penyambutan wanita Thailand di Suvarnabhumu Airport |
Hari kedua : Senin, 30 Maret 2012
Hari kedua diawali dengan breakfast di Hotel. Nah, kelebihan travel ini adalah spesialis melayani perjalanan muslim, so travel ini saya recomended kepada orang-orang muslim yang suka travelling untuk melayani perjalanan mereka. Oleh karena itu, kita nggak perlu khawatir soal makanan halal, insyallah pihak travel memberikan kami makanan yang halal. Meskipun dihotel terdiri dari berbagai macam agama tapi masakan hotel ini sudah ada sertifikat halalnya. Sayangnya....aku kurang cocok dengan makanan dihotel. Waktu itu aku ngambil nasi goreng, sup, bihun sama telur ceplok. Mungkin karena lidah orang Indonesia dan orang Thailand beda, rasa nasgornya aneh, supnya juga aneh, rasanya kayak semur tapi keasinan. Akhirnya nggak aku habisin makanannya terus aku ngambil roti yang digoreng dengan telur dan blueband. Omigod, rasanya lebih aneh lagi kayak ada rasa tepungnya gitu, not good lah.
 |
| breakfast at The Dinasty Bangkok Hotel |
Jam 9 am kita udah dijemput oleh pihak Travel, kunjungan kita yang pertama adalah Wat Pho. Wat Pho adalah patung budha yang sangat besar sedang tidur miring. Patung itu berada didalam gedung, panjang patungnya kira-kira 46 meter. Ya karena kita beragama islam jadi kita cuma foto-foto aja disitu, kalau non-muslin biasanya sembahyang juga disitu. Uniknya agama budha juga ada budaya kalau di islam kita menyebutnya sodaqoh. Jadi disekeliling gedung itu dikelilingi mangkuk besi yang berisi uang koin, nah sambil berjalan kita sambil mengisi mangkuk itu dengan koin.
 |
| head of Budha's sklupture |
|
Setelah dari Wat Pho kami berjalan sekitar 50 meter ke arah sungai, lalu menyebrang menuju Wat Arun. Untuk menyebrang sungai kami menggunakan kapal ferry, sebutaang kapal Ferry tapi itu bukan kapal ferry yang bagus sperti yang kalian ketahui. Aku udah riang gembira banget karena mau nyebrang naik kapal,bayanganku perjalanannya cukup jauh ternyata oh ternyata cuma menyeberangi lebar sungai sekitar 10 m. Wat Arun adalah wisata candi-candi yang terbuat dari keramik Cina, sebenernya candi di Wat pho dan Wat Arun sama saja, cuma lebih gede di Wat Arun. Candinya kayak borobudur gitu lah, bedanya borobudur dari batu, kalo Wat Arun dari keramik Cina. Luas dan tinggi candi disini jauh lebih besar dan lebih mengagumkan Candi Borobudur. Kalo mau masuk candinya harus bayar,tapi aku lupa berapa batt. Aku pribadi nggak masuk candinya, cuma sekitarnya aja. Dilingkunan Wat Arun ada tempat belanja, katanya disitu murah-murah. Namanya ibu-ibu mendengar kata murah langsung cus aja berangkat belanja. Tempat belanjanya nggak besar sih, sekitar 50 x 15 meter lah, idisitu dijual kaos-kaos Thailand, tas-tas Thailand, gelang Thailand, dll. Harganya memang miring sih, jadi cocok untuk oleh-oleh buat yang dirumah.
 |
| kapal ferry yang digunakan menyebrang |
 |
| menyewa kostum 45 bath |
 |
| group kami bersama PT.Rosana |
 |
| patung biksu |
 |
| suasana pasar yang terletak di Wat Arun |
 |
| Wat Arun |
Nggak terasa jam makan siang sudah tiba. Kita makan siang di Royal Suki Restaurant,disini semua makanannya dijamin halal karena pemiliknya muslim. Makanan disini berbeda jauh dengan breakfast di hotel tadi.Dalam satu meja terdapat berbagai macam hidangan seperti Tom Yang, telur dadar, ikan gurami dengan saus merah. Tom Yang itu sup udang khas Thailand rasanya asam pedas tapi enak banget. Setiap restaurant beda-beda cara bikinnya, jadi tampilannya juga berbeda, kuahnya ada yang bening ada yang enggak tapi rasanya kurang lebih sama asamnya. Setelah makan kita diberi es cendol, enak banget es-nya pas dilidah.
Setelah makan siang, kita menuju Natural Honey Shop (Bee Farm). Disana kita diajak keliling oleh orang Thailand yang bisa berbahasa Indonesia sambil berjalan kita dijelaskan tentang ternak lebah, terus cara-cara mengambil madu dari sarang lebah. Kemudian kita dimasukkan dalam suatu ruangan berukuran 10 x 10 m, untuk dijelaskan lebih lanjut jenis-jenis madu berdasarkan habitatnya, lalu beliau menawarkan beberapa produk perusahaannya. Produk yang ditawarkan diantara lain Bee Pollen , Royal Jelly (susu lebah) dan madu. Ketiga produk tersebut memiliki khasiat tersendiri, harganya pun juga berbeda-beda. Untuk lebih lengkapnya buka web perusahaan itu aja
www.ilikehoney.com
 |
| Royal Jelly |
 |
| sarang lebah |
Perjalanan dilanjutkan ke wisata Kabaret Show, tapi sebelumnya kami diantarkan ke pasar buah untuk membeli buah duren. Kita semua tahu bahwa Thailand terkenal dengan durennya. Durennya ada yang masih berkulit ada juga yang sudah dibuka kulitnya lalu disajikan dalam wadah steroform, harganya pun bervariasi tergantung besar, matang dan banyaknya buah. Penjual disini agak galak semua, waktu ortuku mencoba menawar harga mereka malah marah-marah dan menyuruh kita pergi. Oya, kelemahan dari masyarakat Thailand adalah minimnya orang yang bisa berbahasa inggris, jadi sulit banget berkomunikasi dengan mereka. Kalau tawar menawar menggunakan bahasa tubuh, lebih bagus lagi kalau ada kalkulator.
Kembali ke Kabaret Show, untuk kalian yang ke Thailand wajib buat nonton Kabaret Show. Ini adalah show dance para banci Thailand yang terkenal dengan kecantikannya. Pertunjukannya ada 3 sesi, sesi pertama jam 5.30pm. Jadi kita duduk seperti di Tribun gitu, ada tribun atas dan bawah, saya sarankan untuk duduk di tribun bawah tapi saya sendiri kurang tau bagaimana caranya agar mendapatkan tribun bawah karena seluruh administrasi dilakukan oleh guide kami. HTM nya 800 baht, itu tidak include dalam biaya 4,5jt. Baguuuus banget show nya, bancinya cuantik-cuantik nggak ketahuan kalo itu sebenernya cowok. Dance nya dibagi beberapa session, setiap sesi menampilkan dance suatu negara, Indonesia juga ada lho :D. Sesudah pertunjukan kita bisa berfoto dengan artis-artis panggungnya tapi harus bayar 40 bath -____- jadinya aku cuma take photo dari jauh.
 |
| opening Cabaret Show |
 |
| salah satu performence |
 |
| nggak nyangka ya ini banci? :D |
Habis nonton Cabaret Show, kita dinner di restaurant. Aku lupa nama restaurannya yang jelas makanannya nggak juah beda dengan menu tadi siang tetep lezat :9 . Nah, karena hari ini kita berwisata ke Thailand bagian barat sedangkan hotel kita berada di Thailand Timur, malam ini kita menginap dihotel yang berbeda yaitu Baron Beach Pattaya. Hotel ini terletak di Pattaya, deket banget sama pantai kurang lebih 50 meter dari hotel. Kita cuma semalam di hotel Pattaya.
Hari ketiga : Selasa, 1 Mei 2012
Kegiatan setiap pagi adalah breakfast :)
Breakfast kali ini lebih enak dari breakfast kemaren, nasi gorengnya lebih pas di lidah, ada sereal juga cucok deh pokoknya. Tour kami selanjutnya dimulai pukul 8.30 am. Wisata selanjtunya yaitu Floating Market. Ini adalah tempat perbelanjaan dimana banguanannya diatas sungai, jadi seperti rumah panggung. Barang-barang yang dijual beraneka ragam, pakaian, tas, makanan, dan minuman juga ada. Harganya sedikir agak mahal dari pasar yang sebelumnya kita kunjungi, bedanya dipasar ini lebih lengkap dan bervariasi penjualannya.
 |
| Floating Market |
 |
| sisi lain dari floar market |
 |
| berjualan di atas perahu |
 |
| mangga+ketan, enaaak buangeeet! |
 |
| sisi lain floating market |
 |
| kaos Thailand |
Puas berbelanja, kami menuju wisata yang kedua yaitu Gems Jewerly. Ini tempatnya penjualan perhiasan batu. Uniknya ketika kami sampai disana, kami diajak naik kereta lalu masuk ke dalam gua buatan. Di dalam gua tersebut kita berkeliling melewati penjelasan-penjelasan mengenai asal mula batu perhiasan, jadi seperti melihat secara live mulai dari gunung meletusnya, pekerja penambangnya, dll. Unik banget karena gua ini dibuat didalam toko. Namanya aja batu perhiasan ya pasti bagus-bagus tapi harganya juga lebih bagus lagi. Kalian akan bingung ketika memasuki toko perhiasannya, karena tokonya sangaaaaaat luas itu isinya batu perhiasan semua dari mulai anting-anting, gelang, kalung, dll.
Wisata selanjutnya adalah Nongnooch Village. Nongnooch Village adalah satu kawasan wisata yang terdiri dari Thai Traditional Dance dan Elephant Show. Bedanya Thai Traditional Dance dan Cabaret Show hanya pada dancenya saja. Kalau Elephant Show ya begitulah, tidak jauh berbeda dengan di Taman Safari Prigen.
 |
| penampilan Traditional Dance |
 |
| panggung Traditional Dance |
 |
| clossing |
 |
| pertunjukan gajah duduk |
 |
| gajah naik sepeda |
 |
| gajah main bola |
Terus kita makan siang di wilayah Nongnooch Village juga.
dan acara yang terakhir adalah shopping di MBK Mall. Kata orang mall disini barang-barang branded murah-murah. Tapi setau saya, kalo barang branded di luar negeri itu selalu lebih murah dari pada di Indonesia.
Setelah belanja di MBK Mall kita kembali ke The Dinasty Bangkok Hotel karena lebih dekat dari Bandara. Kita menginap semalam disitu, keesokan harinya kita free jadi mau ngapain aja terserah yang penting jam 11.30 udh check out dan kita baru dijemput oleh travel jam 4 pm.
Begitulah traveling saya ke Thailand. Terima kasih atas kesediannya membaca tulisan saya yang sepanjang jalan hihihi.
See you next time, guys :)
Tour to Bangkok
M a r c h, 2 0 1 2
with
PT.Rosana Tour and Travel
Jl.Dr.Setia Budia no.20 Pasuruan
0343 498596
No comments:
Post a Comment